SEJARAH SINGKAT DESA BABAKANKAREO
Setiap Desa atau daerah pasti memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri yang merupakan pencerminan dari karakter dan pencirian khas tertentu dari suatu daerah. Sejarah desa atau daerah sering kali tertuang dalam dongeng- dongeng yang diwariskan secara turun temurun dari mulut ke mulut sehingga sulit untuk dibuktikan secara fakta. Tidak jarang dongeng tersebut dihubungkan dengan mitos tempat-tempat tertentu yang dianggap keramat . Dalam hal ini di Desa Babakankareo juga memiliki hal tersebut yang merupakan identitas dari Desa ini yang akan kami tuangkan dalam kisah-kisah dibawah ini.
Legenda Desa
Babakankareo adalah salah satu desa di Kecamatan Rajagaluh yang terletak sekitar 5 km di sebelah Selatan Kantor Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka. Sebelah utara dibatasi oleh Desa Buah Kapas Kecamatan Sindangwangi,sebelah TimurDesa Sindangwangi Kecamatan Sindangwangi, sebelah Selatan dibatasi oleh Desa Sindangpano Kecamatan Rajagaluh sebelah Barat adalah Desa Sadomas dan Desa Singawada kecamatan Rajagaluh.Jumlah penduduk Desa Babakankareo berjumlah 1.610 jiwa, sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani.pedagang,berwiraswasta dan lain-lain. Selain itu ada juga yang menjadi pegawai, baik sebagai PNS maupun karyawan swasta.
Desa Babakankareo tidak bisa lepas dari peristiwa zaman dahulu kala, Menurut cerita Desa Babakankareo dulunya adalah hutan rimba,orang yang pertama membuka hutan tersebut adalah Bapak Rawinten,beliau memimpin sekelompok kecil masyarakat, membangun perkampungan dibantu oleh 5 (lima) orang tokoh diantaranya:
1. Bapak PANUNGGULAN CATANG PINANGGIHAN
2. Bapak SARIYAN
3. Bapak KARIJAN
4. Bapak IMBAL KERTI
5. Bapak JANIM
Mereka memiliki kemampuan dalam hal menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Demikian pula dalam hal membuka hutan ini banyak gangguan diantaranya binatang buas dan berbagai manyampenyakit,tapi meskipun demikian mereka pantang mundur,dengan semangat dan gotong royong yang tinggi mereka terus menebang pepohonan besar maupun kecil.Terdapat pula tumbuhan yang menyerupai Talas yang disebut KAREO,dan tumbuhan ini bila dahanya dipotong dan keluar air yang di sebut TUAK dan dapat menyembuhkan penyakit BATUK.
Atas pimpinan Bapak RAWINTEN maka terbentuklah 5 (lima) perkampungan atau Blok yang masing-masing dipimpin oleh:
1.Blok MANIS | dipimpin oleh Bapak PANUNGGULAN |
2.Blok PAHING | dipimpin oleh Bapak SARIYAN |
3.Blok PON | dipimpin oleh Bapak KARIJAN |
4.Blok WAGE | dipimpin oleh Bapak IMBAL KERTI |
5.Blok KALIWON | dipimpin oleh Bapak JANIM |
Atas keputusan besama Bapak RAWINTEN diangkat sebagai KUWU dan kampung baru itu diberi nama ” BABAKANKAREO”
BABAKAN = DAERAH BARU
KAREO = TUMBUHAN SEJENIS TALAS
Desa BAKANKAREO terdapat 2 Dusun yaitu:
1. Dusun BABAKAN JAYA
2. Dusun BABAKAN SARI
Terdiri dari 5 RW dan 10 RT.
1. RW 01. MANIS RT. 001 dan RT. 002
2. RW 02. PAHING RT. 003 dan RT. 004
3. RW 03. PON RT. 005 dan RT. 006
4. RW 04. WAGE RT. 007 dan RT. 008
5. RW 05. KLIWON RT. 009 dan RT. 010
Saat ini Desa Babakankareo dipimpin oleh Kepala Desa atau Kuwu yaitu Bapak
ENGKOS KOSWARA. Desa Babakankareo pernah dipimpin oleh kepala desa atau Kuwu diantaranya :
